5 Alasan Bubuk Minuman JBD Cocok untuk Para UMKM di Bulan Puasa
Bulan Ramadhan adalah “musim panen” bagi pelaku UMKM minuman. Permintaan takjil meningkat, buka bersama di mana-mana, dan kebiasaan orang membeli minuman segar untuk berbuka membuat UMKM minuman punya peluang omzet yang besar dalam waktu singkat. Namun di balik peluang, ada tantangan:
– Waktu produksi terbatas.
– Permintaan bisa naik mendadak.
– Rasa harus tetap konsisten meski order ramai.
– HPP harus tetap aman, karena harga jual di lapangan tidak bisa terlalu tinggi.
Di titik inilah bubuk minuman JBD (Jakarta Bubble Drink) menjadi solusi yang sangat relevan untuk UMKM di bulan puasa. Berikut 5 alasan kenapa bubuk minuman JBD cocok untuk para pelaku UMKM di bulan Ramadhan.

HPP Terjangkau dan Mudah Dihitung untuk Paket Takjil & Bukber
Sebagai UMKM, Anda perlu bahan baku yang:
- Mudah dikonversi ke porsi jual.
- Harga per porsi jelas.
- Harga masuk cocok untuk para UMKM di Indonesia.
Dengan 1kg bubuk minuman JBD cukup untuk ± 50 gelas (tergantung takaran & ukuran cup). Bagi UMKM, kepastian HPP ini sangat penting untuk menjaga margin tetap sehat meskipun bermain di segmen harga takjil.

Satu Bahan Baku, Banyak Jenis Menu: Es Aquarium, Es Botolan, Literan, hingga Minuman Hangat
Di bulan puasa, selera konsumen beragam:
- Ada yang suka minuman segar es dingin.
- Ada yang butuh minuman hangat setelah tarawih.
- Ada yang mencari minuman praktis dalam bentuk botolan / literan.
Dengan bubuk minuman JBD, satu jenis bubuk bisa diolah menjadi banyak format menu, misalnya:
- Es Cup / Takjil Gelas
– Cocok untuk lapak takjil di pinggir jalan atau depan rumah. - Es Aquarium / Gallon
– Untuk kebutuhan bukber skala besar (masjid, sekolah, kantor, komunitas). - Es Botolan & Minuman Literan
– Cocok untuk pesanan keluarga, katering, atau titip jual di warung. - Minuman Hangat
– Varian kopi, cokelat, dan beberapa varian lain bisa disajikan hangat untuk dinikmati setelah tarawih.
Artinya, dengan stok beberapa varian bubuk JBD (misalnya Cappuccino, Taro, Thai Tea, Choco Creamy, Green Tea), UMKM bisa menawarkan berbagai jenis menu Ramadhan tanpa harus punya terlalu banyak jenis bahan baku yang berbeda-beda.

Konsep Bubuk “Plain”: Rasa Kuat, Manis Bisa Diatur Sesuai Segmen Pasar
Salah satu keunggulan utama bubuk minuman JBD Adalah bubuknya masih plain yang kemanisannya bisa diatur sesuai keinginan customer. Manfaatnya untuk UMKM di bulan puasa:
- Kemanisan bisa diatur:
- Untuk area/konsumen yang suka manis → takaran gula bisa ditambah.
- Untuk segmen yang lebih sensitif gula (keluarga, orang tua, atau konsumen yang jaga kadar gula) → takaran gula bisa dikurangi.
- Karakter rasa tetap kuat:
Bubuk JBD dirancang agar rasa utama (kopi, taro, cokelat, matcha, dll.) tetap terasa jelas meski manisnya disesuaikan. - Mudah dibuat varian “signature” outlet:
Misalnya:- Taro JBD + gula aren.
- Cappuccino JBD + susu dan topping creamy.
- Thai Tea JBD + topping cincau JBD.
Dengan karakter seperti ini, UMKM bisa membuat menu yang lebih fleksibel dan sesuai selera lokal, tanpa harus mengorbankan konsistensi rasa dari bubuknya.

Kualitas Stabil, Halal, dan Berizin: Meningkatkan Trust di Bulan Ramadhan
Di bulan Ramadhan, konsumen lebih sensitif terhadap:
- Kehalalan produk.
- Kebersihan dan keamanan bahan baku.
- Kredibilitas brand yang mereka konsumsi.
Bubuk minuman JBD menawarkan beberapa poin penting:
- Bersertifikat Halal dan memiliki izin edar (BPOM)
→ Ini memudahkan UMKM menjelaskan ke customer bahwa bahan baku yang dipakai aman dan jelas. - Kualitas produksi terstandar
→ Bukan skala rumahan tanpa kontrol, tetapi diproduksi dengan standar yang konsisten.
Hal ini berdampak langsung pada:
- Kepercayaan pelanggan:
Mereka lebih tenang membeli dan memberikan minuman tersebut untuk keluarga saat berbuka. - Image usaha:
UMKM yang menyebut dirinya memakai bubuk minuman JBD akan lebih mudah meyakinkan pelanggan dibanding hanya mengatakan “pakai bubuk biasa”.
Di bulan puasa, trust seperti ini bisa menjadi pembeda penting antara lapak yang ramai dan lapak yang sepi.
Cocok untuk Usaha Skala Kecil sampai Besar: Lapak, Titip Jual, hingga Kafe & Brand
Bulan puasa menjangkau berbagai jenis pelaku usaha:
- Karyawan yang baru mulai jualan kecil-kecilan.
- Ibu rumah tangga yang jualan takjil depan rumah.
- UMKM yang sudah punya lapak tetap.
- Kafe, resto, hingga brand kemitraan yang ingin menambah menu musiman Ramadhan.
Bubuk minuman JBD cocok untuk semua level ini karena:
- Mudah di-scale up dan di-scale down:
- Mau pakai 1 kg untuk jualan harian → bisa.
- Mau pakai puluhan kilogram untuk kafe dan resto → stok dan kualitas tetap bisa diandalkan.
- Range varian luas:
- Bisa disesuaikan dengan positioning usaha Anda:
- Segmen kaki lima → varian manis & populer seperti Cappuccino, Taro, Thai Tea, Choco Creamy.
- Segmen kafe → bisa eksplor varian coffee, matcha, cokelat premium, dan kombinasi topping.
- Bisa disesuaikan dengan positioning usaha Anda:
- Bisa dikembangkan jadi berbagai konsep usaha:
- Es aquarium kaki lima.
- Es botolan titip warung.
- Kedai minuman kekinian.
- Paket bukber & literan Ramadhan.
Artinya, bubuk minuman JBD bukan hanya cocok untuk “jualan musiman”, tapi bisa menjadi fondasi bahan baku jangka panjang bagi UMKM yang ingin terus berkembang setelah Ramadhan.
Bagi UMKM minuman, khususnya di bulan puasa, bubuk minuman JBD memberikan kombinasi yang sulit dicari:
- HPP terjangkau & mudah dihitung.
- Fleksibel untuk banyak jenis menu (cup, botolan, literan, hangat & dingin).
- Konsep bubuk plain: rasa kuat, manis bisa diatur sesuai segmen.
- Kualitas stabil, halal, dan berizin, sehingga meningkatkan trust.
- Siap dipakai oleh usaha skala kecil hingga besar.
Dengan memilih bahan baku yang tepat sejak awal, UMKM tidak hanya memanfaatkan momentum Ramadhan, tetapi juga membangun pondasi rasa dan kualitas yang bisa dipertahankan sepanjang tahun.






